Penyampai visi dan misi calon kepala desa dayo pada tgl 1desember 2016


Bagi seluruh calon kepala desa (Kades) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang akan bertarung di pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kamis 1 Desember 2016, diingatkan agar tidak terlibat politik uang (money politic).

Plt Bupati Rohul H Sukiman secara tegas menyatakan dirinya tidak akan melantik bagi calon kades yang terbukti lakukan suap, untuk bisa meraup suara masyarakat.

"Saya sudah membuat kesepakatan dengan Kapolres Rohul AKBP Yusuf Rahmanto MH SIk, bagi calon kades yang terbukti sogok masyarakat untuk memenangkan dirinya di Pilkades tidak akan saya lantik," tegas Plt Bupati H Sukiman, saat menghadiri penanaman gerakan 1 milyar pohon di Desa Dayo, Selasa (29/11/2016)?sore kemarin.


Ditegaskan Sukiman lagi, hal itu dilakukan untuk menciptakan Pilkades bersih dari politik uang.

"Bagi calon Kades saat akan mencalonkan diri karena niat yang baik dan jujur. Saya mau Pilkades serentak tahun ini dan ke depannya bersih dari yang namanya sogokan," tegasnya lagi.

Sukiman juga berharap, Pilkades serentak 2016 akan melahirkan Kades yang jujur dan transparan. Dengan demikian, Kades terpilih mampu membangun desa dengan merata.

"Sekarang ini, dana desa mencapai Rp 1 miliar. Bila Kepala Desa jujur dan transparan dalam mengelola anggaran, saya rasa pembangunan desa akan merata," sebutnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih cerdas memilih Kades. Diingatkan lagi, masyarakat jangan mengorbankan pembangunan desa dengan iming-iming uang.

"Saya meminta masyarakat tetap menjaga kesatuan dan persatuan meskipun berbeda pilihan. Saya tidak ingin terjadi kisruh antar masyarakat saat proses Pilkades serentak tahap satu tahun ini," imbau Sukiman.